Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) periode 2025–2028 secara resmi dilantik, menandai dimulainya era kepemimpinan baru yang menaruh perhatian khusus pada penguatan ketahanan nasional di sektor kesehatan. Di bawah nahkoda dr. Slamet Budiarto, IDI menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan kekuatan bangsa di bidang kesehatan.
Dalam acara pelantikan yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan pemangku kepentingan kesehatan, dr. Slamet menyampaikan visinya untuk memperkokoh sistem kesehatan nasional agar mampu menghadapi berbagai ancaman dan tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri. Fokus pada ketahanan nasional ini mencakup penguatan produksi obat dan alat kesehatan dalam negeri, peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan yang merata di seluruh wilayah Indonesia, serta pengembangan sistem deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi wabah dan krisis kesehatan.
dr. Slamet juga menekankan pentingnya sinergi antara IDI, pemerintah, akademisi, dan sektor swasta dalam mencapai tujuan ini. Kolaborasi yang erat diyakini akan mempercepat inovasi di bidang kesehatan, meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan berkualitas bagi seluruh masyarakat, dan mengurangi ketergantungan pada pihak asing.
Pelantikan PB IDI periode 2025–2028 ini bukan hanya sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk menegaskan peran strategis organisasi profesi dokter dalam membangun bangsa yang sehat dan berdaya saing. Dengan fokus yang jelas pada ketahanan nasional di bidang kesehatan, IDI di bawah kepemimpinan dr. Slamet Budiarto diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan dan kemandirian Indonesia di masa depan.
Recent Comments